Disabilitas Bukan Keinginan


Hasil gambar untuk disabilitas
Disabilitas | http://kabar24.bisnis.com



Berbicara tentang penyandang disabilitas, apa yang terpikirkan oleh kita? Pada umumnya orang akan bilang “cacat”, “tidak sempurna”, “banyak kekurangan”, “dikucilkan” dan banyak lagi sesuai pandangan orang masing-masing. Disabilitas merupakan kata lain yang merujuk pada penyandang cacat atau difabel. Bagi masyarakat awam, kata difabel mungkin terkesan kurang familiar karena mereka umumnya lebih menggunakan istilah penyandang cacat.
Membahas masalah disabilitas dalam pandangan masyarakat adalah sebuah ironi. Para kaum disabilitas membutuhkan bantuan dan respon positif dari masyarakat untuk berkembang, tetapi seringkali mereka mendapat perlakuan berbeda dari masyarakat di lingkungannya.
Pada umumnya masyarakat menghindari kaum disabilitas karena kondisi mereka yang tidak sempurna dan dari kehidupan mereka yang berbeda. Sederhananya, banyak masyarakat yang tidak mau ikut campur membantu kaum disabilitas karena mereka tidak mau mendapat efek negatif dalam kehidupan mereka. Seperti sumber aib, dikucilkan dalam pergaulan, dan permasalahan lainya.
Apakah kita pernah berpikir tentang disabilitas disekitar kita? Apakah kita pernah menganggap keberadaan mereka? Bagaimana perasaan kita jika takdir menghendaki kita menjadi salah satu bagian dari kaum disabilitas?
Jawaban dari pertanyaan diatas dapat mencerminkan kepedulian kita terhadap masalah disabilitas. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, bukan? Pun kita yang kelihatanya dari fisik sempurna, itu sebenarnya belum sempurna jika hati kita tidak ada rasa peduli dengan sesama makhluk tuhan yang lain.
“what you give is what you get” pernah tau quote ini? jika kita memberi kebaikan pada sesama maka itulah yang akan kita dapatkan. Begitu pula sebaliknya, jika kita memberi hal yang tidak baik, maka hal tidak baiklah yang akan datang pada kita. Selama jiwa masih sehat, waktu masih sempat, hati punya tekad, rezeki mudah didapat, kenapa kita ragu untuk memulai hal yang bermanfaat buat sesama, buat saudara- saudara kita penyandang kaum disabilitas.
Mungkin sebagian dari kita memiliki hari yang sibuk, waktu yang terbatas, dan jiwa yang tidak memungkinkan untuk langsung terjun membantu kaum disabilitas. Tidak ada salahnya jika kita menyalurkan bantuan sebagai bukti kepedulian kita pada mereka dengan cara memanfaatkan sekelompok orang yang menyediakan ruang bagi kita untuk bisa ikut membantu mereka secara tidak langsung. Kebaikan itu, Mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Disabilitas Bukan Keinginan"